Jumat, 27 Juni 2008

for my hidding someone

my love for you like a water
tapi gak ngalir, jalan di tempat
gak brubah
tapi aku tetep sayang, tetep cinta, dan tetap....
karena cintaku bukan hanya sekedar cinta

Selasa, 29 April 2008

HATI YANG TERJAMAH

Cinta dimasa lalu meninggalkan racun yang memfosil dalam hati
Mungkin sudah 4 kali musim usianya
Tapi kini aku bertemu Mei yang baru
Mei yang tak sama seperti yang lalu
Mei kali ini ada semacam sentuhan di hati
Ah...mungkinkah hatiku mulai terjamah kasih lagi?
Aku sulit terjemahkannya
Dia menghidangkan sensasi rasa yang berbeda
Bukan sekedar cinta
Lebih dewasa
Lebih
Dan lebih yang lain
Terputar ku artikan ini
ya.....
ya.....
ya, aku akui sekarang saja
Hatiku terjamah

CATATAN MALAM DUATIGANOLNOL

Kantuk tak jua menyergap payah raga terlentang
Kata demi kata pada catatan laki-laki itu memaksa baca lagi
Mengerti maksudnya
Tapi hati todong bukti
Bukan tuntut apalagi paksa
dan lalu, "Buktinya apa, mana?"

Jumat, 18 April 2008

TANYAKU

Jarum jam mungkin lelah menemani wanita ini

Ratusan dentingnya bergulir

Menciptakan sebuah nada teratur

Ku nikmati alunannya bersama sepi

Ah......tak mengapa, tetap syahdu rasanya

Beginikah rasanya berteman denting jam, sepi dan ini

Tak terlalu menyedihkan, namun ada yang kurasa kurang

Cinta

Ya…..cinta


Aku tak memilihnya

Aku tak menghendakinya

Tapi aku membutuhkannya

Iya……siapa lagi kalo bukan cinta


Tapi tak perlu dijelaskan kembali

Aku tak akan memilikinya

Aku hanya merasakannya

Entah itu karena cinta iba padaku, atau cinta terpaksa, atau apalah, aku tak mengerti


Kuenyahkan duka

Ku tampar asa sia-sia

Belum usai, tanya datang menodong jawab

“BAGAIMANA AKHIRNYA NANTI ?”



KARENA AKU WANITA

Cerita berurut berjalan

Nyawa yang melekat ikut menari bersama kisah-kisahnya

Bisikan hati seolah menjadi kidung pengiring

Pelengkap yang menjadi pusat segala rasa


Hanya senyum dan angguk’an hormat yang terjalankan kala beribu rayu datang

Sanjung dan puji ibarat halusnya caci maki

Tak ubahnya belati yang siap menghujam jantung jika raga terlena

Ini aku lakukan hanya karena aku wanita

Selasa, 08 April 2008

Untuk Laki-Laki yang Ku Sayang

Mata yang biasanya berbinar saat itu aku lihat tampak lelah
Langkah yang biasanya tegap kala itu aku pandang tampak letih
Bahasa, kalimat, dan kata yang tertutur pun menghembuskan rasa yang berat
Entah apa sebabnya....

Sedikit tanya aku pertanyakan
Mungkin sangat mengganggu, tidak penting bahkan
Jawaban yang halus aku dengar mengalir darinya
Diperuntukkan untukku, kesannya
Tanpa tatapan mata yang searah aku coba untuk mengerti
Namun mengapa kalimat dan kata yang halus itu serasa silet kecil yang sedikit menyayat

Hati ku berujar lirih, "Mungkin Ia butuh waktu dan istirahat dari kepenatannya"
Aku pun berlalu
Meski resah, khawatir, aku sangat mengerti
Laki-laki yang aku sayang itu tak bermaksud menyakitiku
Mungkin dia labil dalam emosi
Mungkin juga aku yang bodoh, mengganggunya yang lebih memerlukan istirahat, keheningan, dan ALLAH, sebagai tempat mengadunya, bukan rentetan pertanyaan remeh dariku

Laki-laki yang aku sayang,,,,,,,,maafkan kekhilafanku kemarin
Seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, "Luangkan waktu untuk istirahat, dan satu hal lagi........Aku tungggu kamu untuk memanggil namaku dan tersenyum seperti biasanya"

Jumat, 28 Maret 2008

...........

Geliat malam memang selalu memikat hati para insan
Berjuta kemilau bintang laksana ribuan mata berbinar sang bidadari-bidadari surga
Yang mengintai hati dan raga umat manusia

Sepertiku
Yang dahulu selalu memiliki waktu untuk mengeluh, menatap langit malam
Mungkin karena hatiku selalu ditinggalkan
Hingga aku merindukannya, selalu.....

Tapi kini aku tak lagi demikian

Memang tak salah, jika ragaku disini berjalan seorang diri
Tapi aku yakin hatiku tak sendiri
Ada "IA" yang tak meninggalkanku

"Jika raga yang ditinggalkan, aku tak mengapa, asala tidak hati dan cintaku"

Senin, 24 Maret 2008

to: HeNdRE

maaf, saya tidak mendengarkan teriakan pembohong yang berteriak pembohong

Senin, 17 Maret 2008

SEBELUM "PISAU"

Ku bina hati tanpa rasa
Ku biarkan bayang asa mengapung di atas luas permukaan samudra yang kala itu tampak di depan pandangan
Senja sore menampilkan mega kuning nan indah
Semilir angin membelai raga yang terduduk diam di tepi pantai berbuih
Menerawang tanpa sadar
Jauh....dan sangat jauh sekali

DENGARKAN DIAMKU

Desir kekalutan hati mengundang gundah untuk kembali menghampiri
Dinding-dinding kekuatan yang selalu kokoh, ahkirnya merapuh jua
Tiada lagi kasih yang menguatkan
Ingin sekali mengenakan topeng, tapi aku tak bisa
Mengapa ini harus terbaca lewat mata?
Jika memang demikian, mengapa ia tak jua mendengar diamku?
Mengapa?
Nama itu telah terpatri dalam palung hati
Membaur bersama asa hampa, lara, kecewa serta setitik suka cita yang kekurangan cahaya karena sesungguhnya
gelap itu tiada

Rabu, 05 Maret 2008

to D_

mungkin aku harus mohon maaf pada laki-laki itu
aku mencomot namanya untuk judul blog ini, tanpa ijin, padahal aku bukan siapa-siapa untuk dia
gak ada artinya, mungkin.....

mungkin aku juga harus mohon maaf atas rasaku
aku mencinta laki-laki itu setelah aku berjanji untuk tidak membuka hati
untuk tidak mencinta siapapun
prinsip yang tak tergoyahkan sedikit pun oleh waktu, kata2 teman, apapun itu
tapi...........
harus tergoyah oleh laki-laki itu

mungkin aku juga harus mohon maaf atas sikapku
yang tak jarang membuatnya resah, bingung, kecewa, marah, dan semua

tapi sungguh..........
tak pernah sedikitpun aku membohongi laki-laki itu atas ini
belum ada kebohongan yang belum aku akui

sungguh.........
tak pernah dan tak akan pernah aku sengaja membuatnya seperti sekarang ini
tidak ada rasa yang belum aku akui

dan andai laki-laki tau
aku disini selalu merasakan bayangannya
bayangan yang seakan selalu mengikutiku kemanapun aku berjalan
dan suara-suara maya yang selalu berbisik
untuk menjagaku, untuk menemaniku...........

dan laki-laki itu...........
De_

maafin aku De_

Senin, 03 Maret 2008

SUCI, my little friend

Semalem ujan deres banget di daerah Manyar, Surabaya. Sementara aku harus ke panti, anak2 pasti dah nungguin.
Tapi aku gak berani ma ujan + petir, aduh........gimana ni?

Setelah aku diem aja sambil pegang tangan sendiri yang udah dingin banget, mana basah kuyup, aku beraniin aja buat ke panti, lari.......

Kebetulan jaraknya udah gak jauh sih, mungkin sekitar 500 meteran gitu lah....

sesampainya di panti, gak kebayang ada Suci, salah satu anak panti yang deket ma aku, dia dah nungguin aku di depan pintu sambil bawa payung + handuk....

YA ALLAH,,,, aku jadi terharu. Begitu perhatian anak ini. Dalam hati aku mendoakan dia. Aku ingin dia mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya. Aku gak ingin dia kekurangan kasih sayang yang semestinya dia dapatkan....

YA ALLAH......beruntung sekali aku ini,,,,bisa dicintai umat sesuci Suci, yang masih cantik, putih, utuh, dan sekali lagi suci.

Sebenernya tulisan ini cuma curhat aja, aku terlalu seneng atas kejadian semalem. Kayanya rasa takutku yang kemaren gak terasa, kebayar ma senyum dan perhatiannya Suci....

Andai Suci baca tulisan ini, mbak cuma bilang, MBAK SAYANG SUCI

Minggu, 02 Maret 2008

DO'A

YA ALLAH........

Engkau yang maha pengasih lagi maha penyayang
Engkau yang senantiasa melindungi kami, para umat_Mu
tiada yang jauh lebih indah selain dapat menunduk dan memejamkan mata ini untuk mengingat_Mu

YA ALLAH.........

Denting hati yang Kau suarakan dalam lamunan kala itu...
Kala hamba_Mu ini masih terjaga oleh pekat malam dingin
Serasa tiupan kasih ;
yang dengan indah membawa kedamaian sejenak dalam nurani

YA ALLAH...........

Tuntunlah hamba pada ridha_Mu
Hamba ingin ikhlas pada kuasa_Mu
Lapangkan hati ini, YA ALLAH
Kuatkanlah, karena hati ini telah rapuh karena terkikis keangguhan semata

DIAMKU

jangan paksa aku untuk ungkapkan rasaku
karena aku yakin, laki-laki itu tau

ketika pelukan itu mengalir dalam putaran detik
aku pejamkan mata
aku mencoba merasakan
ternyata
begitu damai......hangat......
tapi entah karena apa, butir airmataku menitik

dan seketika aku berujar
"aku tak mau"
aku begitu munafik, aku pun menyalahkan diriku.....bukan laki-laki itu....

Sabtu, 01 Maret 2008

DIA

tak kurasa sakit olehnya
tak kurasa kecewa karenanya
hanya saja aku rasa ada cinta untuknya