Jarum jam mungkin lelah menemani wanita ini
Ratusan dentingnya bergulir
Menciptakan sebuah nada teratur
Ku nikmati alunannya bersama sepi
Ah......tak mengapa, tetap syahdu rasanya
Beginikah rasanya berteman denting jam, sepi dan ini
Tak terlalu menyedihkan, namun ada yang kurasa kurang
Cinta
Ya…..cinta
Aku tak memilihnya
Aku tak menghendakinya
Tapi aku membutuhkannya
Iya……siapa lagi kalo bukan cinta
Tapi tak perlu dijelaskan kembali
Aku tak akan memilikinya
Aku hanya merasakannya
Entah itu karena cinta iba padaku, atau cinta terpaksa, atau apalah, aku tak mengerti
Kuenyahkan duka
Ku tampar asa sia-sia
Belum usai, tanya datang menodong jawab
“BAGAIMANA AKHIRNYA NANTI ?”